Kamis, 26 Maret 2020

Local Area Network

                                         LAN
                         (Local Area Network)

Pengertian LAN adalah suatu jaringan komputer dimana cakupan wilayah jaringannya sangat kecil atau terbatas. Misalnya, jaringan komputer kantor, sekolah, rumah, atau di dalam satu ruangan saja.
Saat ini, sebagian besar LAN menggunakan teknologi IEEE 802.3 Ethernet dan dilengkapi perangkat switch dengan kecepatan tranfer data 10, 100, atau 1000 Mbits/ second. Selain itu, ada juga teknologi 802.11b (Wi-fi) yang banyak dipakai untuk membentuk LAN, dimana area yang menyediakan koneksi LAN berteknologi Wi-fi disebut dengan hotspot.
Pada umumnya jaringan LAN digunakan untuk menghubungkan beberapa komputer yang berada di dalam wilayah kecil atau berdekatan. Misalnya jaringan komputer di dalam ruang laboratorium sekolah yang saling terhubung sehingga proses pertukaran data bisa dilakukan dengan mudah dan cepat.

Karakteristik LAN

LAN memiliki beberapa karakteristik yang membedakannya dengan jaringan MAN (Metropolitan Area Network) dan WAN (Wide Area Network). Adapun beberapa karakteristik LAN adalah sebagai berikut:
  • LAN berada dalam ruang lingkup geografi yang lebih sempit (area kantor, kampus, sekolah, dan rumah).
  • LAN memiliki kecepatan perpindahan data yang lebih tinggi.
  • LAN dapat berfungsi dengan baik tanpa adanya jalur telekomunikasi. Dengan kata lain, LAN tidak membutuhkan akses internet.

Fungsi Jaringan LAN

Pada dasarnya fungsi utama jaringan LAN adalah untuk menghubungkan beberapa komputer di dalam jaringan sehingga proses kerja menjadi lebih mudah dan cepat. Sesuai dengan pengertian LAN yang dijelaskan sebelumyan, adapun tujuan LAN adalah sebagai berikut:
  • Untuk menghubungkan beberapa komputer dalam suatu wilayah kecil.
  • Untuk memungkinkan dilakukannya komunikasi antar komputer dan perangkat dalam jaringan.
  • Untuk memungkinkan dan mempercepat proses berbagi data dan program antar komputer di dalam jaringan.
  • Membantu menghemat biaya operasional karena perangkat dalam satu jaringan dapat dipakai secara bersama-sama (misalnya: printer, server, dan lain sebagainya).

Komponen Dasar Jaringan LAN

LAN terdiri dari beberapa komponen dasar yang diatur sedemikian rupa sehingga dapat menghubungkan beberapa komputer. Adapun beberapa komponen dasar LAN adalah sebagai berikut:
  • Workstation, yaitu node atau host yang berupa suatu sistem komputer.
  • Server, yaitu suatu hardware (perangkat keras) yang fungsinya untuk melayani jaringan dan workstation yang terkoneksi dengan suatu jaringan.
  • ink, yaitu bagian dari jaringan LAN yang menghubungkan peralatan seperti workstation dan server secara fisik.
  • Network Interface Card (NIC), yaitu rangkaian elektronika yang dirancang khusus untuk menangani network protocol.
  • Network Software, yaitu perangkat lunak yang digunakan untuk menjalankan jaringan LAN berfungsi sebagaimana mestinya.

Kelebihan dan Kekurangan LAN

Setiap jaringan tentunya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Adapun kelebihan dan kekurangan dalam jaringan LAN adalah sebagai berikut:
1. Kelebihan LAN
  • Berbagai sumber daya (resource), dengan LAN maka pengguna dapat saling berbagi sumber daya yang ada di setiap komputer.
  • Data terpusat, data yang ada pada setiap komputer di dalam jaringan LAN dapat disimpan di satu tempat, yaitu di server. Dengan adanya server maka setiap pengguna dapat mengakses file yang ada di masing-masing kompuer.
2. Kekurangan LAN
  • Keamanan yang rentan, hal ini terjadi karena setiap komputer dapat diakses oleh setiap penggunanya. Mungkin saja ada pengguna yang tidak dapat menjaga kerahasiaan data dan password yang dimilikinya sehingga pengguna tak sah dapat menerobos masuk.
  • Masalah pada server pusat, jika terjadi masalah pada server pusat maka akan berakibat buruk pada seluruh jaringan LAN. Misalnya, jika server pusat terinfeksi virus maka seluruh komputer di dalam jaringan akan terinfeksi.
  • Instalasi cenderung mahal, pada dasarnya biaya instalasi tergantung besarnya infrastruktur dan juga kondisi geografi, dan jenis topologi jaringannya. Namun, instalasi LAN pada umumnya membutuhkan biaya yang tidak sedikit.
Sumber(https://www.maxmanroe.com/vid/teknologi/pengertian-lan.html)

DESAIN JARINGAN LAN
A.    Aspek yang Perlu diperhatikan
1.      Perangkat Keras (hardware)
a.       Komputer
Dalam penggunaan komputer yang diperlukan adalah salah satunya komputer server yang berfungsi mengatur segala kegiatan computer lain yang berada dalam satu jaringan atau melewati jaringanya.
b.      Network Interface Card dan Ethernet Card
Alat ini digunakan untuk berhubungan antara computer satu dengan lainnya menggunakan jaringan LAN (Local Area Network), kabel yang digunakan adalah kabel UTP menggunakan konektor RJ45 standar konektor jaringan.
c.       Hub dan switch
Perangkat ini berfungsi sebagai penghubung antara computer satu dengan computer yang lainnya menggunakan kabel LAN dan mengatur pengiriman data dalam jaringan tersebut.
d.      Repeater
Apabila penggunaan jaringan ini jarak antara computer satu dengan lainnya berjauhan maka alat ini sangat penting karena berfungsi sebagai penguat sinyal.
e.       Bridge / jembatan
Berfungsi sebagai pembagi jaringan, misalnya jaringan 1 maka apabila terdapat bridge maka jaringan tersebut dapat dibagi menjadi 2  buah jaringan.
f.       Router
Perangkat ini berfungsi hampir sama dengan hub dan switch akan tetapi fungsinya berbeda dalam mengatur data, router dapat memilih jalur yang terbaik dalam pengiriman datanya berdasarkan alamat tujuan dan alamat asal. Apabila dalam satu jaringan terhubung ke dalam jaringan internet maka fungsi router menterjemahkan informasi antara LAN dan internet.
g.      Kabel UTP (Media Transmisi)

Gambar 1. Kabel UTP (Unshield Twisted Pair).
2.    
  Perangkat Lunak
a.       Operating Sistem
Dalam computer mesti terdapat yang namanya system operasi, yaitu program yang menjadi inti operasional dalam computer. System operasi sendiri terdapat beberapa system operasi yang sering digunakan dalam computer yaitu Windows, MAC OS, dan linux serta lainya. Seperti yang dikenal kebanyakan masih menggunakan windows sebagai operating system, dikenal juga windows server 2003 yang terpasang pada computer server.
b.      Bandwith
Lebar data yang digunakan dalam suatu waktu tertentu dinamakan bandwith. Lebih sering dibicarakan ialah kecepatan akses jaringan, apabila dalam jaringan tersebut bandwithnya lebar maka data yang ditampung dalam jaringan maka akan semakin banyak, dapat dimisalkan sebagai jalan tol, apabila jalannya semakin lebar maka akan banyak mobil yang lewat pun tidak akan ada masalah. Dalam jaringan penggunaan bandwith biasanya tergantung dengan media transmisi yang digunakan yaitu kabel, dibawah ini referensi kabel yang dapat membedakan bandwithnya.

Gambar 2. Kabel menentukan kapasitas bandwith.
c.       Network Adapter Driver
Program agar perangkat ini terdetesi sebagai perangkat bagian dari computer.
d.      Protokol Jaringan
Dalam jaringan juga diperlukan protocol yang berfungsi mengatur seberapa lama data bertahan, kelangsungan jaringan, nama jaringan dan pengatur lalu lintas data. Dalam hal ini diistilahkan di jaringan sebagai Transport Connection Protokol / Internet Protokol. Dalam TCP/IP terdapat juga IP address yaitu alamat yang diberikan pada sebuah computer dan perangkat jaringan oleh protocol (TCP/IP).
e.       Perangkat keamanan jaringan
System jaringan harus mempunyai system keamanan yang memadai sehingga terhindar dari penyalahgunaan pihak luar, misalnya injeksi virus yang mengakibatkan jaringan menjadi lambat dalam hal komputasi komputernya dan jaringan yang sibuk, serta aman dari peretasan jaringan atau disebut juga hacker/cracker.

3.      Topologi Jaringan
a.       Topologi Bus

Gambar 3. Topologi Bus
Topologi jaringan ini hanya menggunakan satu kabel untuk menghubungkan computer dalam satu jaringan.
b.      Topologi Token Ring

Gambar 4. Topologi Ring

c.       Topologi STAR

Gambar 5. Topologi star



d.      Kelemahan dan Kelebihan Topologi-topologi jaringan
Tabel 1. Keuntungan dan Kelemahan Tiap Topologi Jaringan
Topologi
Keuntungan
Kelemahan
BUS
-   Hemat kabel
-   Layout kabel sederhana
-   Mudah dikembangkan
-   Tidak butuh kendali pusat
-   Mudah untuk menambah maupun mengurangi terminal
-   Deteksi dan isolasi kesalahan sangat kecil.
-   Kepadatan lalu lintas tinggi.
-   Keamanan data kurang terjamin Kecepatan akan menurun bila pemakai bertambah
-   Diperlukan repeater untuk jarak jauh.
RING
-   Hemat kabel
-   Dapat melayani lalu lintas data yang padat
-   Peka kesalahan
-   Pengembangan jaringan lebih kaku.
-   Kerusakan pada termina dapat melumpuhkan kerja seluruh jaringan Lambat, karena pengiriman menunggu giliran token
STAR
-   Fleksibel karena pemasangan kabel mudah
-   Penambahan atau pengurangan terminal mudah
-   Kontrol terpusat sehingga memudahkan deteksi dan isolasi kesalahan dalam pengelolaan jaringan
-   Boros kabel
-   Kontrol terpusat (Hub) jadi elemen kritis.


4.      Metode Akses
Metode Akses ada 3 jenis yaitu:
a.       Akses Secara Berurutan
Sequential Access merupakan metode yang paling sederhana. Informasi yang disimpan dalam berkas diproses berdasarkan urutan.



b.      Akses Langsung
Direct Access merupakan metode yang membiarkan program membaca dan menulis dengan cepat pada berkas yang dibuat dengan fixed-length logical order tanpa adanya urutan
c.       Akses Dengan Menggunakan Indeks
Metode ini merupakan hasil dari pengembangan metode direct access. Metode ini memasukkan indeks untuk mengakses berkas. Jadi untuk mendapatkan suatu informasi suatu berkas, kita mencari dahulu di indeks.

5.      Contoh Gambar Desain Jaringan

Gambar 6. Desain sederhana Jaringan computer

Sumber(http://shintanikita.blogspot.com/2012/11/desain-jaringan-lan.html?m=1

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

TUGAS ADMINISTRASI JARINGAN ...